Tampilkan postingan dengan label Lalu Lintas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lalu Lintas. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Februari 2019

Kapolres Ngawi Lepas 8 Ribu Peserta CFM Begini Kesanya

Kapolres Ngawi Lepas 8 Ribu Peserta CFM Begini Kesanya


SIGAPNGAWI - Kapolres Ngawi AKBP Pranatal Hutajulu melepas start ribuan peserta Color Fest Millenial (CFM) 2019 di alun-alun merdeka Ngawi, Minggu, (10/02/2019). Ribuan millenial ini melakukan lari santai menyusuri beberapa jalan Kota Ngawi.

Sesuai temanya CFM, para millenial saling lempar bubuk berwarna menambah nuansa semarak pada kesempatan tersebut. Peserta yang tercatat hampir 8 ribu muda millenial mengaku ada kesan tersendiri dibanding kegiatan lainya.

"Bagus banget semarak poll pokoknya kalau bisa menjadi agenda rutin acara demikian ini. Apalagi CFM manfaatnya plus selain sehat berolahraga juga lebih menyadari pentingnya keselamatan lalu-lintas," terang Dewi salah satu peserta millenial.

Ditempat yang sama Kapolres Ngawi AKBP Pranatal Hutajulu mengatakan, kegiatan CFM sebagai tindak lanjut gerakan Millenial Road Safety Festival (MRSF) salah satu program keselamatam lalu-lintas yang dicanangkan Korlantas Polri.

Prinsipnya kepolisian terus berupaya menekan angka kecelakaan lalu-lintas dari berbagai penyebab. Gerakan sadar lalu-lintas menyasar kepada kaum muda millenial menyusul dari para korban didominasi usia 17-35 tahun.

"Secara total keseluruhan korban kecelakaan dari data PBB jumlahnya lebih besar daripada korban perang. Sudah tidak ada alasan lagi kita mengajak kepada kaum muda untuk memperhatikan keselamatan berlalu-lintas tanpa melakukan pelanggaran," ungkap Kapolres Ngawi dihadapan peserta CFM. (pr)





Minggu, 03 Februari 2019

Bus Rombongan Guru PAUD Seruduk Tronton Di Jalur Tol Ngawi 2 Tewas 14 Luka

Bus Rombongan Guru PAUD Seruduk Tronton Di Jalur Tol Ngawi 2 Tewas 14 Luka


SIGAPNGAWI - Ditengah gencarnya gerakan Millenial Road Safety Festival (MRSF) oleh aparat kepolisian ternyata belum sepenuhnya disadari pengguna kendaraan dalam berlalu-lintas.

Terbukti kejadian kecelakaan lalu-lintas (lakalantas) di jalur tol km 587/600 masuk Desa/Kecamatan Karangjati, Ngawi, Jawa Timur yang terjadi pada pukul 23.45 WIB, Sabtu, (02/02/2019).

Kecelakaan terbilang tragis tersebut melibatkan dua kendaraan besar bus pariwisata kontra truk tronton. Akibat kecelakaan itu 2 orang penumpang bus pariwisata meninggal dan 14 orang lainya luka-luka.

Dari keterangan yang ada menyebutkan awalnya bus pariwisata nopol AB 7528 JN yang dikemudikan Heri Priyanto (42) melaju dari arah timur ke barat.

Searah didepanya sama-sama melintas truk tronton nopol K 1423 WC yang disopiri Heri Suryanto (44) warga Semanu, Gunung Kidul, Jogjakarta. Diduga sopir bus pariwisata tidak begitu memperhatikan arus lalu-lintas apalagi mengantuk.

Karena jarak sangat dekat dengan truk membuat sopir bus pariwisata asal Sradakan, Bantul, Jogjakarta tidak mampu mengendalikan laju kendaraanya dan langsung menabrak truk tronton dari belakang.

"Informasi yang kita dapat kemungkinan besar sopir bus itu mengantuk karena posisinya searah dibelakang. Semalam itu kita langsung olah TKP," terang Kasatlantas Polres Ngawi AKP Yanto Mulyanto via selular, Minggu, (03/02/2019).

Tandasnya, bus pariwisata berpenumpang 50 orang merupakan rombongan guru PAUD  asal Jogjakarta itu sepulang berwisata dari Malang. Kemudian penumpang yang meninggal tercatat 2 orang yang merupakan kernet bus dan pemandu wisata.

"Untuk yang meninggal memang dua orang penumpang satu kernet bus dan satunya lagi pemandu wisata. Sekarang jenasahnya di RSUD dr Soeroto Ngawi kalau yang luka-luka dirawat di RS At Tin sama RS Widodo," ungkapnya. (pr)


Sabtu, 02 Februari 2019

Bus Rombongan Guru PAUD Seruduk Tronton Di Jalur Tol Ngawi 2 Tewas 14 Luka

Bus Rombongan Guru PAUD Seruduk Tronton Di Jalur Tol Ngawi 2 Tewas 14 Luka



SIGAPNGAWI - Ditengah gencarnya gerakan Millenial Road Safety Festival (MRSF) oleh aparat kepolisian ternyata belum sepenuhnya disadari pengguna kendaraan dalam berlalu-lintas.

Terbukti kejadian kecelakaan lalu-lintas (lakalantas) di jalur tol km 587/600 masuk Desa/Kecamatan Karangjati, Ngawi, Jawa Timur yang terjadi pada pukul 23.45 WIB, Sabtu, (02/02/2019).

Kecelakaan terbilang tragis tersebut melibatkan dua kendaraan besar bus pariwisata kontra truk tronton. Akibat kecelakaan itu 2 orang penumpang bus pariwisata meninggal dan 14 orang lainya luka-luka.

Dari keterangan yang ada menyebutkan awalnya bus pariwisata nopol AB 7528 JN yang dikemudikan Heri Priyanto (42) melaju dari arah timur ke barat.

Searah didepanya sama-sama melintas truk tronton nopol K 1423 WC yang disopiri Heri Suryanto (44) warga Semanu, Gunung Kidul, Jogjakarta. Diduga sopir bus pariwisata tidak begitu memperhatikan arus lalu-lintas apalagi mengantuk.

Karena jarak sangat dekat dengan truk membuat sopir bus pariwisata asal Sradakan, Bantul, Jogjakarta tidak mampu mengendalikan laju kendaraanya dan langsung menabrak truk tronton dari belakang.

"Informasi yang kita dapat kemungkinan besar sopir bus itu mengantuk karena posisinya searah dibelakang. Semalam itu kita langsung olah TKP," terang Kasatlantas Polres Ngawi AKP Yanto Mulyanto via selular, Minggu, (03/02/2019).

Tandasnya, bus pariwisata berpenumpang 50 orang merupakan rombongan guru PAUD  asal Jogjakarta itu sepulang berwisata dari Malang. Kemudian penumpang yang meninggal tercatat 2 orang yang merupakan kernet bus dan pemandu wisata.

"Untuk yang meninggal memang dua orang penumpang satu kernet bus dan satunya lagi pemandu wisata. Sekarang jenasahnya di RSUD dr Soeroto Ngawi kalau yang luka-luka dirawat di RS At Tin sama RS Widodo," ungkapnya. (pr)


Senin, 28 Januari 2019

Polisi Buru Pembalap Liar 27 Motor Diamankan

Polisi Buru Pembalap Liar 27 Motor Diamankan


SIGAPNGAWI - Ditengah gerakan sadar berlalu-lintas bertajuk Millenial Road Safety Festival (MRSF) yang digencarkan Polri langsung ditindaklanjuti Satlantas Polres Ngawi. Tidak sekedar turun gunung mensosialisasikan program yang dipelopori Korlantas Polri tetapi kini tindakan represif terhadap para pembalap liar yang meresahkan masyarakat.

Operasi yang digelar Sabtu 26 Januari 2019 akhir pekan kemarin, polisi berhasil mengamankan 27 unit sepeda motor berbagai merek. Saat itu puluhan petugas Satlantas Polres Ngawi melakukan operasi ditiga lokasi berbeda yakni simpang 4 Kartonyono, simpang 3 PDAM dan simpang 4 terminal lama.

"Operasi memburu pembalap liar itu kita lakukan atau tindakanya melalui patroli hunting system dan penindakan melalui e-tilang. Hasilnya cukup bagus," terang Kasatlantas Polres Ngawi AKP Yanto Mulyanto, Senin, (28/01/2019).

Tandasnya, selain mengamankan puluhan sepeda motor juga berhasil menyita 11 lembar STNK dari kegiatan operasi yang mengerahkan 33 personel tersebut. Pungkasnya, operasi balap liar sebagai satu upaya pengaduan masyarakat yang merasa resah dan mengganggu kamseltibcar lantas.

"Tujuan akhir tidak lain menekan angka kecelakaan. Jangan ada lagi laka yang berujung korban baik luka ringan, berat bahkan kematian, jangan ada lagi peristiwa sia-sia seperti itu," ulas AKP Yanto Mulyanto. (pr)



Sabtu, 19 Januari 2019

Lagi Berteduh Dari Hujan, Tiga Motor Ditabrak Avanza

Lagi Berteduh Dari Hujan, Tiga Motor Ditabrak Avanza


NGAWI. Diduga tergelincir kendaraan Toyota Avanza terlibat kecelakaan dengan pemotor dibawah jembatan tol Ngawi - Kertosono tepatnya di Jalan Raya Ngawi - Maospati kilometer 04-05 masuk Desa Klitik, Kecamatan Geneng, Ngawi. Peristiwa lakalantas tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, Sabtu, (19/01/2019).

Sebelumnya hujan terjadi disekitar lokasi kecelakaan membuat tiga orang pemotor sengaja berteduh dibawah jembatan lintasan tol (underpass). Saat bersamaan dari arah Kota Ngawi atau utara ke selatan melintas mobil Toyota Avansa yang dikemudikan Setyo Wibowo (31) warga Desa Dumplengan, Kecamatan Pitu, Ngawi.

Diduga mobil berplat nomor AE 1060 KA tergelincir akibat cuaca hujan yang mengakibatkan sang sopir tidak bisa mengendalikan laju kendaraan. Kontan saja mobil itu pun menabrak para pengendara motor dan baru berhenti setelah menabrak tiang telepon. 

"Kalau saya lihat mobil itu kayak oleng ke kiri menabrak pemotor yang lagi berteduh karena hujan dibawah jembatan tol itu," terang Sofyan.

Akibat dari kejadian itu sesuai data dari Satlantas Polres Ngawi dua orang pemotor menjadi korban terpaksa dilarikan ke RS Widodo Ngawi. Kedua korban masing-masing Sumardi (40) warga Desa Dawu, Kecamatan Paron, Ngawi mengalami luka ringan dibagian kaki. Sedangkan satu korbanya lagi kondisinya tidak sadarkan diri atas nama Aditya Iska Putra (18) warga Desa Munggut, Kecamatan Padas, Ngawi. (pr)